Cara Memelihara Ikan Hias di Aquarium Yang Benar

Ikan hias merupakan hewan cantik dan lucu. Menggemaskan bila di dalam air, entah itu di dalam kolam ataupun aquarium. Ini hobi yang menyenangkan bila ditekuni.


Melihat ikan-ikan hias yang unik, membuat pikiran yang awalnya kacau bisa tenang. Bisa menghindari stres dan konon memelihara ikan di dalam rumah dipercaya mampu mendatangkan rejeki. Benar tidaknya kembali pada keyakinan masing-masing.

Cara Memelihara Ikan Hias Di Aquarium Yang Benar


Nah berikut langkah-langkahnya!

1. Tentukan komitmen terlebih dahulu

Sering orang antusias di awal saat melakukan sebuah pekerjaan dan menjadi bosan setelahnya, ketika telah melewati hari. Begitupun dengan hobi satu ini. Mungkin di mata Anda terlihat menyenangkan dan indah, saat datang ke rumah teman disuguhi berbagai ikan-ikan hias tersebut. Tapi sesudah mengerjakannya sendiri, lama kelamaan merasakan kebosananan. Akibatnya ikan tak terurus dan menjadi mati. Tentu sayang sekali bukan? Sebab dulu Anda mengeluarkan modal yang tak sedikit saat akan membuat.

2. Tentukan media yang dipakai

Ini akan berhubungan erat dengan jumlah pengadaan biaya yang akan digunakan. Tentu berbeda pengeluaran, bila menggunakan media kecil dengan media besar seperti kolam yang diletakkan di taman rumah. Walau demikian, semua itu tetap tidak akan mengurangi nilai kepuasan pemiliknya.

3. Sesuaikan dengan badget yang dimiliki

Ketersediaan dana juga berpengaruh dalam menentukan jenis aquarium yang dipilih. Bila kebetulan uang Anda tidak mencukupi membuat aquarium dalam bentuk besar, maka memilih yang sederhana juga bisa. Seperti aquarium yang berbentuk kecil atau bulat atau memelihara dalam toples atau botol kecil. Selain harganya yang ekonomis, merawat ikan hias di tempat yang begitu luas terbilang tahan lama, jika memasukkan jenis-jenis ikan yang sesuai.

4. Tentukan jenis air yang dipakai

Air merupakan sumber kehidupan ikan hias. Air yang baik adalah air yang berasal dari sumur murni yang telah diendapkan, sehingga sudah tidak terdapat kotoran lagi. Terlihat jernih dan bersih. Hindari pemakaian air yang bersumber dari PAM atau PDAM. Karena ini kurang menguntungkan bahkan tak jarang masih kotor. Tidak bagus buat perkembangan ikan-ikan tadi.



5. Memilih jenis ikan yang tepat

Pemilihan ini berdasarkan jenis aquarium yang dipilih. Dan berikut jenis-jenis ikan yang bisa dipakai sesuai bentuk aquariumnya!

a. Kolam

Ikan yang cocok selain ikan lele, patin dan gurami yang bisa dikonsumsi ikan hias juga bisa dipelihara di sana. Seperti : Ikan koi, ikan alligator, ikan mas atau jenis lain yang memiliki corak sama dengan ikan-ikan yang disebutkan tadi.


b. Aquarium besar

Ikan yang cocok dipelihara adalah jenis-jenis ikan predator. Misalnya : Arwana, louhan, datz atau Oscar. Ada banyak pilihan dan Anda bisa memilih sendiri sesuai keinginan.


c. Aquarium kecil atau bulat

Pilih ikan yang kuat tak gampang mati dan dapat beradaptasi dengan lingkungan sempit meski tanpa aerator. Adapun jenis ikan yang cocok yaitu mas koki, kornet, tetra dan masih banyak lagi.


d. Toples atau botol kecil

Merawat ikan hias di tempat ini menjadi yang paling mudah dikerjakan oleh siapa saja. Pilih ikan-ikan cupang atau guppy untuk dirawat bukan yang lain. Sebab ikan jenis tadi paling gampang dirawat dan tahan lama. Kuat fisiknya.

6. Siapkan peralatan pendukung

Ini meliputi pembelian aerator jika Anda memelihara ikan hias di tempat yang besar seperti aquarium jumbo atau kolam. Alat tersebut berguna untuk memompa gelembung udara, sehingga pemenuhan akan kebutuhan oksigen dalam air menjadi tercukupi sempurna.

Selain itu, sediakan filter yang berguna untuk menyaring kotoran dalam air, supaya tetap dalam keadaan bersih dan hiegenis. Terjaga selalu kualitas airnya. Dan tak kalah penting lampu penerang.

Lalu adapula aksesories pendukung lain yang dimasukkan ke dalam kolam atau aquarium. Seperti rerumputan atau tanaman yang berfungsi sebagai pengatur suhu dan tempat berlindung ikan-ikan hias. Termasuk material lain seperti bebatuan (kerikil), pasir dan lumpur sebagai media dasar di dalamnya.

7. Pemberian pakan

Pakan ini bisa berasal dari pabrik atau Anda meraciknya sendiri di rumah yang berasal dari serangga yang kesukaan ikan-ikan tadi. Seperti : Cacing-cacing beku, kutu air atau cacing sutra. Memang harganya sedikit agak mahal. Tapi ini bagus buat ikan hias air tawar bukan predator. Adapun bila predator : Ikan kecil, udang, katak atau jangkrik.

Hal lain yang tak kalah harus diwaspadai yaitu keberadaan penyakit yang setiap saat menyerang ikan-ikan tadi. Misalnya jamur atau kematian mendadak akibat sisa-sisa makanan atau kotoran yang tidak segera dibersihkan, akibatnya air mengandung banyak nitrogen.

Demikian artikel mengenai cara memelihara ikan hias di aquarium yang benar telah dijelaskan secara singkat untuk Anda. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Cara Memelihara Ikan Hias di Aquarium Yang Benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel