3 Tips Menghindari Microsleep Saat Bepergian dalam Liburan Akhir Tahun

Saat ini kita sudah mendekati musim liburan akhir tahun 2019. Di akhir tahun banyak acara yang membuat musim liburan benar-benar terasa. Seperti libur anak sekolah, hari natal, dan perayaan tahun baru 2020.


Dalam suasana seperti ini banyak orang memeprsiapkan diri untuk bepergian baik untuk merayakan natal atau mudik untuk merayakan tahun baru di kampung halaman. Kondisi demikian membuat jalur transportasi jadi ramai dan macet. Tidak sedikit para pemudik yang harus mudik dengan mengendarai kendaraan pribadi baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Mengendarai kendaraan saat mudik harus selalu dalam kondisi prima, badan segar dan nutrisi cukup. Nah ketika bepergian menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya lebih berhati-hati, termasuk menghindari bahaya microsleep.

Kejadian microsleep sebenarnya sangat banyak terjadi bukan cuma pada para pengemudi kendaraan tapi juga pada aktifitas lainnya. Seperti microsleep yang terjadi pada saat menonton tv, membaca buku, dan lain sebagainya. Apa itu microsleep?. Apakah microsleep itu bahaya atau tidak?. Semua pembahasan mengenai microsleep akan diulas kali ini.

Apa itu microsleep?

Microsleep secara harfiah berasal dari bahasa inggris yang terdiri dari dua kata yaitu micro berarti kecil dan sleep berarti tidur. Jadi microsleep secara harfiah bisa disebut sebagai tidur kecil atau tidur sesaat.

Microsleep adalah episode singkat dari tidur yang bisa berlangsung dari 1 detik hingga 30 detik. Microosleep terjadi pada saat kantuk dan pada umumnya tanpa peringatan. Seringkali orang yangterkena microsleep bahkan tidak sadar mereka baru saja mengantuk.

Apa perbedaan microsleep dan fatigue

Fatigue adalah kondisi dimana otak tidur dan badan pun ikut tidur. Kondisi sebaliknya terjadi pada microsleep. Pada microsleep, otak tidur tapi badan tidak tidur. Tentu rasanya sangat tidak nyaman kalau kamu mengalami microsleep.

Penyebab Microsleep?

Microsleep disebabkan oleh rasa kantuk dan capek karena melakukan aktifitas seperti menonton TV atau mengemudi di jalan lurus. Semakin mengantuk yang kamu rasakan maka semakin besar peluang kamu mengalami microsleep.

Hati-hati mengemudi kendaraan, Microsleep dapat terjadi saat mata masih terbuka

Apa saja tanda-tanda Microsleep ?

  • Tatapan mata kosong
  • Menjatuhkan kepala dan menyentakkannya kembali.
  • Sering-sering berkedip.
  • Tiba-tiba tersentak tubuh (hypnic).
  • Tidak mampu mengingat menit terakhir.

3 Tips Menghindari Microsleep Saat Bepergian dalam Liburan Akhir Tahun

Microsleep sangat mungkin terjadi pada setiap orang saat sudah kecapekan dan mengantuk tapi masih dalam kondisi bekerja maupun mengemudi kendaraan.

1. Jika kamu sedang mengemudi kendaraan, sebaiknya berhenti dan istirahat.
Microsleep saat istirahat lebih baik daripada di atas kendaraan bukan?. Sebagian orang biasanya para pria termasuk saya menyiapkan kopi saat harus mengemudi kendaraan dalam perjalanan jauh. Namun kalau tanda-tanda microsleep sudah terasa, maka istirahat sejenak adalah cara mencegah terbaik dari hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Cobalah untuk tidur sejenak tidak lebih dari 20 menit (nap power). Cara ini cukup efektif untuk membuat tubuh fresh lagi.

3. Cobalah untuk singgah minum dan atau makan. Rasa capek dan kantuk salah satunya disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi. Namun ingatlah untuk mengukur porsi makan supaya tidak berlebihan karena justru dapat memicu kantuk semakin hebat.

Demikian informasi mengenai microsleep, semoga bahaya microsleep dapat dihindari. Selamat libur akhir tahun 2019.

Belum ada Komentar untuk "3 Tips Menghindari Microsleep Saat Bepergian dalam Liburan Akhir Tahun"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel